Pasien yang didiagnosis dengan gagal ginjal dan memerlukan pengobatan hemodialisis, akan menjalani prosedur pengobatan di unit hemodialisis. Darah pasien akan dialirkan kedalam mesin cuci darah melalui ginjal buatan (Dialyzer) dengan kecepatan dan tekanan tertentu. Hal ini membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam per tindakan. Darah yang telah dibersihkan dikembalikan kedalam aliran darah pasien. Frekuensi tindakan dapat dilakukan 2 atau 3 kali seminggu, tergantung pada kondisi pasien dan dosis kebutuhan pasien.
Pemeriksaan kadar racun (ureum dan kreatinin) yang tertimbun, dilakukan secara berkala sebelum dan sesudah hemodialisis untuk memenuhi kecukupan pengobatan. jumlah cairan berlebih yang dikeluarkan dalam proses Hemodialisis diketahui dari selisih nilai timbangan berat badan (BB) sebelum dan sesudah tindakan.
Menjalankan Mesin HD :
Bagaimana Proses Hemodialisis?
03.11 |
1. Periksa saluran listrik dan saluran air
2. Hubungkan slang water inlet ke kran air dan slang water outlet ke lubang pembuangan
3. hubungkan kabel power dengan stop kontak
4. siapkan cairan dialisat dalam jerigen sebanyak yang dibutuhkan, perhatikan cairan yang diperlukan apakah standar atau free potassium
5. Hidupkan mesin dengan posisi rinse selama 15 menit, bila mesin mengandung formalin, maka posisi rinse lebih lama (30 menit)
6. Setelah rinse selesai, masukan slang untuk concentrate ke dalam jerigen dialisat.
7. Lampu temperatur, lampu conductivity dan lampu concentrate di mesin akan warna merah, tunggu lampu 2 tersebut sampai warna hijau.
8. Pindahkan tombol ke posisi dialisa bila lampu sudah berwana hijau.
9. Mesin HD siap digunakan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)










0 komentar:
Posting Komentar