Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

RSS

---Deteksi Dini Cegah Gagal Ginjal---


Saat pertama kali mengalami penurunan selera makan, Herman, 57, tidak pernah menduga kalau hal itu ada kaitannya dengan penyakit ginjal. Dia bahkan mengira, hal itu wajar saja seiring pertambahan usia. Tetapi, ketidaknyamanan dengan rasa mual yang muncul setiap kali makan membuat Bapak 2 anak ni memutuskan melakukan pemeriksaan. "Saya sempat dirawat selama beberapa hari sebelum akhirnya hasil pemeriksaan menunjukkan kalau saya gagal ginjal," ujar Herman. Bagaimanapun, terang Herman, dia tidak pernah menduga kalau penurunan selera makan merupakan gejala penyakit ginjal yang membuat dia harus menjalani cuci darah 2 kali seminggu selama 11 bulan terakhir.
Pernyataan Herman juga dibenarkan oleh dr. Budi Kurniawan, spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng. Penyakit ginjal, terang Budi, merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita di Indonesia. Berdasarkan survei perhimpunan nefrologi Indonesia, 12.5% populasi (sekitar 25 juta penduduk) mengalami penurunan fungsi ginjal. Dan gejala yang tidak jelas, menurut Budi, seringkali memicu terjadinya gagal ginjal.

Akan tetapi, lanjut Budi, meskipun gejala dan tanda penyakit ginjal tidak spesifik, bukan berarti penyakit ginjal tidak bisa dicegah atau diperlambat dengan deteksi dini. Deteksi dini, terang dia, bisa dilakukan dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium sederhana. Menurut Budi, penyakit ginjal bisa ditandai dengan kelelahan."Jika biasanya Anda tidak mengalami masalah apapun, tapi sekarang mencuci 1 atau 2 baju saja sudah ngos-ngosan, perlu dicurigai adanya masalah pada ginjal," ujar Budi dalam acara seminar awam bertema Mengenal Penyakit Ginjal dan Gejala-Gejalanya di Cengkareng, Sabtu (16/5).
 
Penyakit ginjal, lanjut dia lagi, bisa juga ditandai dengan penemuan sel-sel darah merah dalam urin (hematuria), serta adanya protein dalam urin (protainuria). Gejala selanjutnya, bisa juga dilihat dengan jumlah air seni yang sangat sedikit atau bahkan tidak buang air seni sama sekali selama 24 jam. Hal sebaliknya, terang Budi lagi, juga bisa menjadi pertanda penyakit ginjal."Jika kencing berlebih, yang normalnya hanya 1500 cc per hari menjadi 3000-4000 cc per hari juga perlu dicurigai pertanda penyakit ginjal," terang Budi.
Gejala lainnya yang bisa diamati, lanjut Budi, adalah pembengkakan karena adanya penumpukan cairan baik di kaki, perut, bahkan muka."Pembengkakan ini merupakan satu pertanda kalau keseimbangan cairan dalam tubuh sangat jelek."
Dengan deteksi dini, tegas Budi, perkembangan penyakit ginjal bisa dihentikan dengan pengobatan dipadukan dengan perubahan gaya hidup seperti diet dan olahraga."Atau paling tidak, deteksi dini bisa memperlambat perburukannya."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar